- A: "a"
- à: beda arti
- B: "b"
- C: K / S (e,i)
- ç: "s"
- D: "d"
- E: "e" (kadang diam)
- é: "e" (panjang)
- è, ê: "e" (lebar)
- ë: pisah vokal
- F: "f"
- G: G / J (e,i)
- H: diam
- I: "i"
- ï: pisah vokal
- J: "j"
- K: "k"
- L: "l"
- M: "m"
- N: "n"
- O: "o"
- P: "p"
- Q: "k" (+u)
- R: getar tenggorokan
- S: "s" / "z" (antar vokal)
- T: "t" (kadang diam)
- U: "u" (bibir maju)
- ù: beda arti
- ü: pisah vokal
- V: "v"
- W: "v" (jarang)
- X: "ks" / diam
- Y: "i"
- Z: "z"
- ë (e tréma)
- ï (i tréma)
- ü (u tréma)
- C:K, Kalau ketemu a, o, u, atau huruf mati. Contoh: cat (ka)
- S: Kalau ketemu e, i, y. Contoh: merci (mersi)
- S: Biasa aja. Contoh: susu
- Z: Kalau di antara huruf hidup (vokal). Contoh: maison (mezong)
- é: "e" panjang (kayak "e" di "sate")
- X:
- KS: Tengah/awal kata. Contoh: taxi
- Diam: Akhir kata. Contoh: faux
- W: Jarang dipakai (biasanya pinjaman), kayak "V".
- ù: "u" biasa, cuma bedain arti. Contoh: ou (atau), où (di mana)
"Q: 'k' (+u)"
- Contoh:
- qui (ki)
- que (ke)
- "qu" adalah satu kesatuan yang diucapkan "k" (u-nya diam).
- "k" (sendiri, bukan bagian dari "qu") diikuti "u" diucapkan "ku" (u-nya diucapkan).
- "wagon": Lebih dekat ke "va-gong" (dengan "v" yang jelas).
- "weekend": Di sini, "w" mungkin sedikit lebih lembut, sedikit lebih dekat ke "week-end" (tetapi jangan terlalu menekankan "w" Inggris).
V lembut tidak tebal
- "V" keras: Bayangkan huruf "v" pada kata "video" dalam bahasa Indonesia. Gigi atas menyentuh bibir bawah dengan cukup kuat, dan ada getaran yang jelas.
- "V" lembut: Masih menggunakan posisi yang sama (gigi atas dekat bibir bawah), tetapi tekanannya sedikit dikurangi. Getarannya mungkin tidak sekuat "v" yang keras
0 Komentar